IP Address


         IP Address adalah alamat identifikasi komputer/host yang berada di dalam jaringan. IP address dinyatakan dalam struktur bilangan  biner yang terdiri atas 32 bit.

 

1.    Pengertian

IP address versi 4 (atau IPv4 address) adalah kobinasi nomor 32-bit yang biasanya terwakili dalam potongan dari 4-8 byte desimal yang dipisahkan oleh titik-titik (.).

Contoh IPv4 Addres: 192.168.0.10.

IP address versi 4 (IPv4) merupakan versi keempat dari Protokol Internet (IP). IPv4 adalah salah satu protokol inti dari metode internet working berbasis standar di internet dan jaringan packet-switched lainnya. IPv4 adalah versi pertama yang digunkana untuk produksi di ARPANET tahun 1983.

 

2.    Kegunaan IPv4

IPv4 adalah protokol tanpa koneksi, dan beroperasi pada model pengiriman upaya terbaik, dalam hal itu tidak menjamin pengiriman, juga tidak menjamin urutan yang tepat atau menghindari pengiriman duplikat

 

3.    Kelas-kelas IPv4

IPv4 terdiri dari 5 kelas, yaitu :

a.    Kelas A (1 bit pertama IP Address-nya “0”)

Alamat unicast untuk jaringan skala besar. Nomor urut bit tertinggi di dalam alamat IP kelas A selalu diset dengan nilai 0 (nol). Tujuh bit berikutnya—untuk melengkapi oktet pertama—akan membuat sebuah network identifier. 24 bit sisanya (atau tiga oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Ini mengizinkan kelas A memiliki hingga 126 jaringan, dan 16,777,214 host tiap jaringannya. Alamat dengan oktet awal 127 tidak diizinkan, karena digunakan untuk mekanisme Interprocess Communication (IPC) di dalam mesin yang bersangkutan.

 

b.    Kelas B (2 bit pertama IP Address-nya “10”)

Alamat unicast untuk jaringan skala menengah hingga skala besar. Dua bit pertama di dalam oktet pertama alamat IP kelas B selalu diset ke bilangan biner 10. 14 bit berikutnya (untuk melengkapi dua oktet pertama), akan membuat sebuah network identifier. 16 bit sisanya (dua oktet terakhir) merepresentasikan host identifier. Kelas B dapat memiliki 16,384 network, dan 65,534 host untuk setiap network-nya.

 

c.     Kelas C (3 bit pertama IP Address-nya “110”)

Alamat unicast untuk jaringan skala kecil. Tiga bit pertama di dalam oktet pertama alamat kelas C selalu diset ke nilai biner 110. 21 bit selanjutnya (untuk melengkapi tiga oktet pertama) akan membentuk sebuah network identifier. 8 bit sisanya (sebagai oktet terakhir) akan merepresentasikan host identifier. Ini memungkinkan pembuatan total 2,097,152 buah network, dan 254 host untuk setiap network-nya.

 

d.    Kelas D (4 bit pertama IP Address-nya “1110”)

Alamat multicast (bukan alamat unicast). sehingga berbeda dengan tiga kelas di atas. Empat bit pertama di dalam IP kelas D selalu diset ke bilangan biner 1110. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host. Untuk lebih jelas mengenal alamat ini, lihat pada bagian Alamat Multicast IPv4.

 

e.    Kelas E (4 bit pertama IP Address-nya “1111”)

Umumnya digunakan sebagai alamat percobaan (eksperimen)dan dicadangkan untuk digunakan pada masa depan. Empat bit pertama selalu diset kepada bilangan biner 1111. 28 bit sisanya digunakan sebagai alamat yang dapat digunakan untuk mengenali host.

 

4.    Aturan Dasar Menentukan Netword ID dan Host ID

Aturan dasar dalam menentukan network ID dan host ID yang akan digunakan :

·       Network ID 127.0.0.1 tidak dapat digunakan karena ia secara default digunakan dalam keperluan ‘loop-back’.(‘Loopback’ adalah IP address yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri).

·       Host ID tidak boleh semua bitnya diset 1 (contoh klas A: 126.255.255.255), karena akan diartikan sebagai alamat broadcast. ID broadcast merupakan alamat yang mewakili seluruh anggota jaringan. Pengiriman paket ke alamat ini akan menyebabkan paket ini didengarkan oleh seluruh anggota network tersebut.

·       Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 0 (seluruh bit diset 0 seperti 0.0.0.0), karena IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network. Alamat network adalah alamat yang digunakan untuk menunjuk suatu jaringan, dan tidak menunjukan suatu host.

·       Host ID harus unik dalam suatu network (dalam satu network, tidak boleh ada dua host dengan host ID yang sama).


Referensi :

1.    Website : e-padi.com

https://e-padi.com/pengertian-ip-address-ipv4-dan-ipv6.htm#:~:text=IP%20address%20versi%204%20(atau,IPv4%20Addres%3A%20192.168.0.10.

2.    Dasar_IP_address_v4 (pdf)

3.    Wikipedia

https://id.wikipedia.org/wiki/Alamat_IP_versi_4

4.Elearning.amikom.ac.id/index.php/download/materi/190302105-SI032­11/2010/­03/20100310_06_IP Address Versi 4.pdf

Comments